Cara jual beli rumah over kredit

by:

Tips

Membeli rumah yang asih dalam masa KPR tidak sama seperti membli rumah biasa. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dilakukan dengan pihak-pihak yang bersangkutan. Pembeli tidak bisa secara langsung mengambil alih proses pelunasan tanpa memberitahu pihak bank. Jika sampai salah langkah, Anda bisa kehilangan rumah. Terdapat dua cara jual beli rumah over kredit, yaitu melalui bank dan notaris.

Jual beli rumah over kredit melalui bank

Berikut tahapan dan cara untuk jual beli rumah over kredit melalui bank:

  1. Penjual dan pembeli datang ke bank dan mengajukan permohonan ambil alih kredit
  2. Bank akan menganalisis pihak pembeli yang baru terlebih dahulu apakah sesuai dengan persyaratan mereka. Jika mereka setuju, bank akan membuatkan surat perjanjian kredit baru, akta jual beli, dan pengikatan jaminan.
  3. Kemudian penjual dan pembeli sama-sama mengurus dokumen yang diperlukan
  4. Terkahir, pihak pembeli akan menandatangi perjanjian kredit baru yang sudah berubah menjadi atas namanya.

Cara over kredit melalui bank ini jarang dipilih untuk digunakan. Proses pengajuan over kredit ke bank cukup rumit, lama dan memakan banyak biaya. Meskipun begitu, ini adalah cara yang paling aman karena diurus langsung oleh bank.

Jual beli rumah over kredit melalui notaris

Jika melalui bank terlalu rumit dan mahal, Anda bisa menggunakan cara lain yaitu melalui notaris. Berikut caranya:

  1. Penjual dan pembeli mendatangi notaris dan mengajukan permohonan ambil alih kredit.
  2. Notaris akan membuatkan akta jual beli, surat kuasa pelunasan angsuran, dan surat kuasa pengambilan sertifikat.
  3. Penjual menandatangani surat pemberitahuan kepada bank
  4. Membuat salinan akta yang dibuat. Kemudian baik pembeli dan penjual mendatangi bank dan menyerah berkasnya.

Cara ini adalah yang paling mudah dan cepat sehingga lebih banyak dipilih. Tak perlu khawatir juga karena pengajuan lewat notaris juga cukup aman dan legal. Sayangnya, sertifikat rumah masih atas nama penjual sampai pelunasan berakhir. Perlu diperhatikan bahwa kedua caranya ini harus melibatkan bank agar proses lebih aman.

Bagaimana Mengurus Akta jual beli tanah tanpa sertifikat?

Related posts:

Comments are closed.